Lirik Dan Kunci Gitar Demi Cinta - Kerispatih
Saya buat panduan ini supaya kamu bisa memainkan lagu 'Demi Cinta' Kerispatih di gitar dengan percaya diri. Dasar yang saya pakai adalah Kunci E, lengkap dengan posisi jari yang mudah diikuti.


























































Analisis Lengkap Lagu Demi Cinta – Kerispatih
Lagu "Demi Cinta" adalah salah satu single tersukses dan paling dramatis dari Kerispatih, dirilis pada tahun 2005 dalam album mereka, Kenyataan Perasaan. Lagu ini segera menjadi anthem cinta di Indonesia, dikenal karena komposisinya yang megah dan vokal yang kuat.
Demi Cinta adalah balada pop Indonesia yang sarat pengorbanan emosional. Lagu ini berbicara tentang kejujuran yang menyakitkan, merelakan demi kebahagiaan orang yang dicintai, serta penerimaan bahwa cinta tidak selalu berakhir dengan kebersamaan. Kerispatih menyampaikan tema ini dengan harmoni yang lembut, repetitif, dan sangat fokus pada perasaan kehilangan.
Genre lagu ini adalah Pop Rock Ballad / Pop Melankolis Indonesia. Kerispatih dikenal dengan aransemen yang kaya, menonjolkan piano dramatis, orkestrasi yang mendalam, dan crescendo emosional. Kekuatan utama lagu ini terletak pada performa vokal Sammy Simorangkir yang sangat tinggi dan penuh penjiwaan.
Secara musikal, lagu ini menonjol karena penggunaan chord sus (Asus2, Bsus2) dan minor 7 (C#m7, F#m7) yang menciptakan suasana menggantung, tidak selesai, dan penuh keraguan—selaras dengan konflik batin dalam lirik.
1. Pusat Nada & Karakter Harmoni
Lagu ini berpusat pada tonalitas E Mayor. Namun, alih-alih menonjolkan karakter mayor yang cerah, lagu ini justru banyak bergerak di wilayah minor relatif (C#m) dan akor sus yang tidak resolutif.
Secara emosional, ini membuat lagu terasa:
- Tenang tapi menyakitkan
- Tulus tapi berat
- Pasrah tanpa kemarahan
Harmoni di lagu ini tidak pernah benar-benar “lega”. Bahkan saat kembali ke E mayor, perasaan tetap terasa menggantung.
2. Peran Chord Sus (Asus2 & Bsus2)
Chord Asus2 dan Bsus2 adalah elemen kunci lagu ini. Chord sus secara teori tidak memiliki nada penentu mayor/minor yang kuat, sehingga menciptakan rasa:
- Ragu
- Menggantung
- Belum selesai
Ini sangat tepat menggambarkan kondisi tokoh lagu yang tidak sepenuhnya siap, namun tetap memilih merelakan demi cinta.
3. Verse 1: Penyesalan dan Rasa Bersalah
Pola verse 1:
E – Bsus2
C#m7 – Asus2
E – Bsus2
C#m7 – Asus2
F#m7 – Bsus2
E – Asus2
F#m7 – Bsus2 – E
Verse ini dipenuhi pergerakan dari E ke C#m7, menunjukkan transisi dari pengakuan ke penyesalan. Tidak ada akor yang terdengar agresif atau konfrontatif—semuanya lembut, seperti permintaan maaf yang diucapkan dengan suara tertahan.
Akor F#m7 – Bsus2 berfungsi sebagai ketegangan emosional yang tidak pernah benar-benar dilepaskan, menegaskan bahwa rasa sakit itu ditahan, bukan diluapkan.
4. Verse 2: Penerimaan dan Keikhlasan
Struktur harmoni verse 2 hampir identik dengan verse 1. Ini mencerminkan bahwa secara emosional, tokoh lagu tidak bergerak maju—ia hanya menguatkan keputusan yang sama.
Pengulangan progresi ini membuat lagu terasa seperti dialog batin yang berputar-putar:
- Ingin bertahan
- Namun memilih melepaskan
Musik tidak mencoba memberi harapan palsu. Ia konsisten dengan rasa pasrah.
5. Chorus: Kejujuran yang Menyakitkan
Pola chorus:
Asus2 – Bsus2 – C#m7
F#m7 – Bsus2 – E
Asus2 – Bsus2 – C#m7
F#m7 – Bsus2
Asus2 – Bsus2 – C#m7
F#m7 – Bsus2 – E
Chorus tidak meledak seperti balada pada umumnya. Sebaliknya, ia terdengar semakin menahan diri. Ini adalah pengakuan jujur bahwa kebersamaan tidak mungkin lagi, meski cinta masih ada.
Resolusi ke E terasa pahit-manis—bukan kemenangan, melainkan penerimaan.
6. Interlude: Refleksi Sunyi
Interlude:
Asus2 – Am – E – C#m7
F#m7 – Bsus2
Masuknya Am (borrowed chord) memberi warna baru yang lebih gelap. Ini adalah momen refleksi terdalam sebelum lagu kembali ke keputusan final.
7. Hubungan Harmoni & Lirik
Setiap keputusan harmoni di lagu ini mendukung pesan utama:
- Cinta ≠ memiliki
- Kejujuran bisa menyakitkan
- Pengorbanan adalah bentuk cinta tertinggi
Tidak ada akor yang benar-benar “bahagia”. Bahkan mayor di sini terdengar sendu.
8. Kesimpulan
Demi Cinta adalah balada dewasa tentang merelakan, bukan meratap. Dengan harmoni sus dan minor 7 yang dominan, Kerispatih berhasil menciptakan lagu yang emosional tanpa dramatis berlebihan.
Ini adalah lagu tentang cinta yang ikhlas dan justru karena itu, terasa sangat menyakitkan.
Strumming Rekomendasi
Pola balada lembut:
D – (D) U – U D U
Versi super simpel:
D – D – (U)
(D = ↓ , U = ↑)
(Tanda kurung = pukulan lebih pelan)
Mainkan pelan, biarkan chord sus beresonansi. Lagu ini hidup dari ruang kosong antar nada.
