Lirik Dan Kunci Gitar Asli Satu - Dewa 19

Artikel ini saya siapkan Chord sebagai referensi bermain gitar untuk lagu Satu dari Dewa 19. Saya menggunakan kunci G agar chord-nya mudah diikuti.


Lirik Dan Kunci Gitar Satu - Dewa 19

Intro: G
Chord G
Cm
Chord Cm
(2x) G
Chord G
Cm
Chord Cm
G
Chord G
Cm
Chord Cm
Aku ini adalah dirimu G
Chord G
Cm
Chord Cm
G
Chord G
Cm
Chord Cm
Cinta ini adalah cintamu Instrument: G
Chord G
Cm
Chord Cm
(2x) Verse: G
Chord G
Cm
Chord Cm
G
Chord G
Cm
Chord Cm
Aku ini adalah dirimu G
Chord G
Cm
Chord Cm
G
Chord G
Cm
Chord Cm
Jiwa ini adalah jiwamu Bridge: Bm
Chord Bm
Am
Chord Am
Rindu ini adalah rindumu Bm
Chord Bm
Am
Chord Am
D
Chord D
Darah ini adalah darahmu.. Chorus: G
Chord G
D
Chord D
Em
Chord Em
Tak ada yang lain B7
Chord B7
C
Chord C
selain dirimu G
Chord G
D
Chord D
Yang selalu kupuja D
Chord D
Wo uh wo G
Chord G
B7
Chord B7
C
Chord C
Ku sebut namamu A/C#
Chord A/C#
D
Chord D
Di setiap hembusan D#dim7
Chord D#dim7
napasku Em
Chord Em
D#
Chord D#
Ku sebut namamu D
Chord D
C#m7b5
Chord C#m7b5
C
Chord C
Ku sebut namamu..... Instrument: G
Chord G
Cm
Chord Cm
(4x)

Tips: Jika Anda tidak familiar dengan bentuk chord, silakan sentuh atau klik nama chord di atas lirik untuk melihat gambar posisi jari pada gitar secara otomatis.


Analisis Lengkap Lagu Satu – Dewa 19

Lagu "Satu" adalah salah satu mahakarya dari Dewa 19 di album Laskar Cinta yang dirilis pada tahun 2004. Lagu ini menonjol karena liriknya yang sangat dalam, sarat akan makna spiritual dan filosofi sufisme mengenai keesaan Tuhan.

Genre lagu ini adalah Symphonic Rock / Pop Rock. Dewa 19 menghadirkan aransemen yang megah dengan sentuhan orkestrasi, dipadukan dengan vokal Once Mekel yang melengking namun penuh penjiwaan. Komposisi musiknya diciptakan oleh Ahmad Dhani dengan struktur yang kompleks namun tetap enak didengar.

Liriknya berkisah tentang perjalanan spiritual manusia menuju sang Pencipta. Lagu ini menggambarkan konsep ketauhidan bahwa segala sesuatu bermuara pada Yang Satu. Dengan bait-bait puitis seperti "Aku ini adalah diri-Mu," lagu ini sering diinterpretasikan sebagai ekspresi kecintaan makhluk kepada Tuhannya dalam tingkat yang sangat tinggi. Lagu ini tidak hanya berbicara tentang cinta antar manusia, tetapi juga tentang penyatuan total jiwa, rindu, napas, dan nama dalam satu kesadaran.

Secara musikal, lagu ini sederhana di permukaan, namun menyimpan kedalaman emosi melalui permainan minor paralel, dominant 7, dan satu-dua akor “asing” yang memberi sentuhan sakral.


1. Tangga Nada & Karakter Harmoni

Lagu ini berpusat di G mayor, namun sangat sering bersinggungan dengan C minor. Pergeseran mayor ↔ minor inilah yang menjadi identitas emosional lagu ini.

Karakter harmoni:

  • Mayor → kepastian & keyakinan
  • Minor → kerinduan & kedalaman batin
  • Dominant 7 → penegasan sumpah


Perpindahan G → Cm bukan sekadar variasi, melainkan simbol perubahan rasa dari pernyataan ke penghayatan.


2. Intro & Instrumental: Pernyataan Kesatuan

Progresi intro:

G – Cm (2x)

Intro langsung menunjukkan inti lagu: dua dunia yang berbeda tapi disatukan.

G mayor terasa terang dan yakin, sementara C minor memberi nuansa batin yang dalam. Perulangan ini seperti mantra, sederhana, tapi sugestif.


3. Verse: Identifikasi Diri dan Kekasih

Pola verse:

G – Cm – Gm – Cm
G – Cm – G – Cm

Masuknya G minor adalah momen penting. Ia adalah versi rapuh dari tonal utama.

Lirik “Aku ini adalah dirimu” diperkuat oleh pergeseran mayor ke minor yang menunjukkan bahwa penyatuan ini bukan hanya bahagia, tapi juga mengandung pengorbanan.

Ini bukan cinta posesif, melainkan cinta yang melebur.


4. Bridge: Rindu yang Menjelma Fisik

Progresi bridge:

Bm – Am
Bm – Am – D

Bridge membawa lagu ke wilayah lebih manusiawi dan jasmani.

Bm adalah minor relatif yang lembut, sedangkan Am memberi kesan rindu yang mengalir.

Akhirnya D muncul sebagai dominan kuat, seolah rindu ini menuntut pelepasan.


5. Chorus: Sumpah Kesetiaan Absolut

Pola chorus:

G – D – Em
B7 – C
G – D
D

Chorus adalah puncak keyakinan. Tidak ada keraguan.

Masuknya B7 sangat penting. Akor ini bukan akor “aman” di G mayor tapi memberi rasa tekad dan intensitas.

Kalimat “Tak ada yang lain selain dirimu” terasa mutlak, hampir seperti ikrar.


6. Bagian Klimaks: Penyebutan Nama sebagai Doa

Progresi klimaks:

G – B7 – C
A/C# – D
D#dim7
Em – D#
D – C#m7b5 – C

Di sinilah lagu ini naik kelas.

D#dim7 adalah momen sakral. Akor ini menciptakan rasa melayang, seperti doa yang menggantung di udara.

Penggunaan C#m7b5 sangat jarang di lagu pop, dan di sini berfungsi sebagai simbol keteguhan yang rapuh. cinta yang absolut tapi sadar akan luka.


7. Hubungan Harmoni & Lirik

  • Mayor ↔ Minor → penyatuan dua jiwa
  • Dominant 7 → sumpah & keteguhan
  • Diminished → spiritualitas & penghambaan


Lirik dan harmoni berjalan sejajar. Tidak ada satu pun bagian yang terasa kebetulan.


8. Makna Emosional Lagu

Satu bukan sekadar lagu cinta romantis. Ini lagu tentang:

  • Penyatuan jiwa
  • Kesetiaan total
  • Cinta sebagai ibadah


Inilah alasan lagu ini terasa sangat dalam dan lintas generasi.


9. Kenapa Lagu Ini Abadi

  • Harmoni sederhana tapi simbolik
  • Lirik absolut tanpa berlebihan
  • Emosi spiritual yang jarang di pop


Lagu ini tidak menua karena ia berbicara tentang inti rasa manusia.


10. Kesimpulan

Satu adalah manifestasi cinta total dalam bentuk musik. Dewa 19 berhasil menyatukan kesederhanaan progresi dengan kedalaman makna.

Ini bukan lagu untuk sekadar dinyanyikan. ini lagu untuk diresapi.


Pola Strumming yang Cocok

Ballad khidmat:

↓ —— ↑ —— ↓ ↓ —— ↑

Versi sangat pelan:

↓ ———

Biarkan chord berbunyi penuh. Lagu ini hidup dari resonansi, bukan kecepatan.

#Dewa19 #Satu #LaskarCinta #AhmadDhani #OnceMekel #RockSpiritual #MusikIndonesia